Gelap malam ini
Membuatku larut dalam bait-bait puisi
Temeram lampu
Memberikan secercah cahaya baru

Kelap-kelip bintang
Hiasi indah langit
Temani rembulan
Di langit jauh

Kali pertama bertemu
Kau sunggingkan senyum indahmu
Berbalut jilbab ungu
Dan kaos kaki bersepatu

Siapa…
Siapakah Gerangan???
Ada apa…
Ada apakah Gerangan???

Kenapa diri ini ingin selalu bertemu,
Tanpa harus merayu
Kenapa diri ini tak ingin jauh darinya,
Walau tanpa kata

Entah apa ini namanya
Entah bagaimana cara mengusirnya
Seolahku kehabisan kata
Seolahku kehilangan asa

Tanpa kau sadari
Kau suntikkan asa pada raga ini
Kau taburkan pupuk pada hati ini
Dikau sisipkan suplemen pada  denyut nadi ini

Mungkin kau tak menyadarinya
Atau pura-pura
Namun do’aku selalu mengalir
Dalam setiap sujudku
Dalam sepertiga malamku

Maaf, aku belum berani mengungkapkannya
Maafkan aku yang masih mengumpulkan segenap keberanian
Maaf, aku yang masih mempersiapkan
Untuk kehidupan kita di masa depan

Advertisements