Mempunyai banyak harta merupakan sebuah kenikmatan tersendiri. Dengan harta, kita bisa masuk surga lebih mudah. Namun, jika kita tidak mampu memanfaatkannya sesuai dengan syariat, harta terebut bisa menjerumuskan kita ke Neraka. Hiii ngeri, kan?

Untuk itu, kami beri beberapa tips agar kita mengalami peningkatan ekonomi secara individu. Tips-tips ini gratis kok, boleh nanti atau besok mempraktekkannya. Berikut tips-tipsnya :

  1. Berorientasi Jangka Panjang

Setiap keputusan yang diambil oleh seorang muslim, harus beroritentasi jangka panjang. Pertanyaannya, mengapa? Mengapa harus berorientasi jangka panjang? Jawabannya,  tidak lain agar seorang muslim dapat menyiapkan dengan sebaik-baik masa depannya. Salah satu kebiasaan yang beroritentasi jangka panjang adalah menabung dan invetasi.

“Bagaimana nih cara termudah untuk mulai menabung?”. “Mas, saya udah mencoba menabung berkali-kali, tapi tetap aja tidak bisa konsisten dan istiqamah menabung nih?”

Pertanyaan-pertanyaan terebut, sering kali dilontarkan ketika ada nasehat untuk mulai menabung dan invetasi. Cara termudah untuk memulai menabung adalah “Berbelanjalah kurang dari pendapatanmu” bukan sebaliknya, “Berbelanjalah melebihi pendapatanmu”.

Apalagi, teknologi masa kini telah mempermudah segalanya. Termasuk, mempermudah ‘ngutang’. Kalo dulu, untuk ngutang harus lewat proses yang ribet, sekarang hanya dengan sekali gesek aja, barang-barang yang kita inginkan bisa sampai rumah. TAPI, Hati-hati loh, hartanya ngga berkah karena riba. ^_^

Selalu ingat, bahwa Allah SWT. berfirman dalam surat Al-Hasyr ayat 18 : “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

  1. Jadilah Bermanfaat

Salah satu kunci menjadi kaya raya adalah bermanfaat untuk sesamanya. Mengapa harus bermanfaat? Karena seseorang, mendapatkan penghasilan dari menyediakan barang dan jasa yang orang lain perlukan. Mereka akan membayar barang dan jasa yang diperolehnya dengan harga yang pantas. Akhirnya, penjual bermanfaat menolong sesamanya. Oleh karena itu, tidak salah jika salah satu guru kami, kang Dewa Eka Prayoga mengatakan bahwa “Jualan merupakan Aktivitas Menolong Orang Lain yang Dibayar.” Jadi, kunci untuk meningkatkan penghasilan ialah meningkatkan kebermanfaatan kita untuk orang lain. Semakin banyak yang dapat merasakan manfaat dari kehadiran kalian, semakin besar pula potensi kalian untuk meningkatkan penghasilan.

Jadi keingat dengan sabda Rasulullah SAW, yang diriwayatkan dari Jabir, “Orang Beriman itu berikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seseorang yang tidak berikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia”.

  1. Belanjakan Uangmu dengan Bijak

Setelah kita memiliki orientasi jangka panjang dan dapat bermanfaat bagi orang lain, maka saatnya membentuk pertahanan kita. Lah, kok membentuk pertahanan Mas? Iya, dalam bisnis diibaratkan seperti bermain sepak bola. Jadi, berorientasi jangka panjang dan dapat bermanfaat diibaratkan menyerang, serta membelanjakan uang dengan bijak diibaratkan membentuk pertahanan dalam berbisnis.

Gimana caranya? Mudah kok, cukup konsumsi apa yang kamu anggap penting dan keluarkan konsumsi ketika dibutuhkan aja. Nah seorang Muslim akan melakukan konsumsi dalam rangka Mardlatillah (mengharap ridla Allah) dan mengeluarkannya di waktu yang tepat.

“Itu aja, Mas?” “iya, itu aja…” ^_^

Kalo kalian udah bisa mengedalikan diri untuk berkonsumsi dalam rangka Mardlatillah dan mengeluarkannya di waktu yang tepat, in yaaAllah akan mengoptimalkan penghasilan kalian.

Perlu dicatat, bahwa semakin tinggi keimananmu, semakin tinggi pula konsumsi yang ditujukan untuk Mardlatillah.

“Tingkatkanlah Kemampuanmu, Maka Penghasilanmu akan Meningkat”. Moga bermanfaat. Jika bermanfaat, coba di-SHARE. Lope yu pulll…

Salam,

@Naufal Syafiq

Advertisements